TATKALA AYAM MATI DI LUMBUNG PADI

September 25, 2007 at 9:34 am (TATKALA AYAM MATI DI LUMBUNG PADI)

Alkisah, suatu ketika peternakan heboh.

Gak kaya biasanya, pagi itu suara fals dari ayam-ayam urung terdengar.

Hingga kawanan sapi, kambing, babi, dan itik kesemuanya hari itu kesiangan.

Kenapa? Apakah ayam-ayam itu sekarang ketularan penyakit malas bangun kayak mereka?

Ataukah para ayam sudah enggan bersahabat dengan kita? Coba kita tanyakan pada rumput yang bergoyang… (Hehehe… itu mah lagunya bang Ebiet ya…)

Ataukah?

Kekhawatiran mereka ternyata benar adanya. Di lumbung padi, tempat biasanya ayam-ayam berhuni, mereka menyaksikan pemandangan mengenaskan. Ayam-ayam itu menggelepar-gelepar. Sebagian udah gak bernyawa, sedangkan yang masih selamat keadaannya gak kalah menyedihkan, kurus kerempeng….

Sapi menggaruk-garuk tanduknya, itik hanya bisa mengurut-urut moncongnya, sedangkan air mata kambing menganaksungai deras membasahi janggutnya….

Apa yang sebenarnya terjadi?

Ayam mati di lumbung padi….

Bukan karena flu burung, bukan akibat kekenyangan…

Tapi kelaparan…

Lho?

 

Aneh ya? Kematian begitu mengenaskan, padahal di sisi-sisinya berlimpah makanan.

Sebagaimana anehnya keadaan di tanah airnya gatotkaca ini. Tanahnya subur dengan kekayaan yang luar biasa, yang menurut Koes Plus: … tanah kita tanah surga// tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Bukan itu saja, tusukkanlah buminya beberapa meter dengan tombak, keluarlah minyak bumi berombak. Buanglah biji-bijian ke tanah, eh tak lama berubah menjadi kebun nan indah. Iseng-isenglah saat di pinggir sungai tali loe lemparkan, pas diangkat ikan-ikan telah bergelantungan.

Allah memang Mahakasih….

Diberikannya kekayaan tambang berupa emas, minyak, tembaga, timah, besi dan lainnya di kepulauan khatulistiwa ini. Dianugerahinya laut luas tempat berjuta ikan dengan berbagai ragamnya hidup tanpa pernah habisnya. Disuburkannya tanah, hingga tetumbuhan merayap mengakar, menjulang dengan cepatnya.

Kurang apa lagi coba?

Kurang ajar… karena dengan kekayaan berlimpah seperti itu, seharusnya penghuninya menjadi manusia-manusia paling kaya dan paling sejahtera sedunia. Namun sepertinya kita harus banyak-banyak menggaruk kepala ketika melihat fakta-fakta yang mencengangkan…

100 juta…. ini bukan jumlah duit, tapi jumlah manusia. Tepatnya jumlah manusia Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan (menurut laporan Bank Dunia sebagaimana yang dikutip Media Indonesia 11/12/2006, dengan ukuran penghasilan di bawah US$2 atau sekitar Rp.18 ribu). 100 juta dari 220 juta! Artinya yang di bawah garis kemiskinan hampir setengahnya. (Sebagai catatan dari gue, itu baru yang di ’bawah’ garis kemiskinan. Belum lagi bila ditambah dengan yang ’tepat di garis’ kemiskinan. Pasti lebih banyak).

Busung lapar? Orang mati karena kelaparan? Wajar kalau di Afrika yang gersang. Tapi kejadian itu ternyata terjadi di tanah surga Indonesia! Kekurangan bahan pangan wajar bila Indonesia adalah padang pasir dan gurun sahara yang luas. Namun, sekali lagi, Indonesia itu tanah surga, warnanya aja kehijauan bila dilihat dari angkasa.

Gak masuk akal.

Papua mungkin tepat dijadikan sampel tentang ajaibnya tanah surga ini. Papua terkenal dengan produksi emasnya yang terbesar di dunia dan berbagai tambang dan kekayaan alam yang begitu berlimpah. PT Freeport saja pada tahun 2005 mampu meraih keuntungan hingga US$4,2 miliar. Namun ajaibnya, misalnya di kabupaten Jayawijaya yang merupakan daerah operasi PT Freeport, 50% penduduknya berada di bawah garis kemiskinan. Indeks Pembangunan manusia di Papua menduduki rangking 5 paling bawah di Indonesia (Walhi, 2006), dan berdasarkan data BPS 2004, Papua ini tergolong sebagai provinsi dengan penduduk termiskin terbesar.

Atau Kalimantan Timur, provinsi terkaya di Indonesia, dengan produksi kayu dua kali pulau Jawa, batubara 52 juta meter kubik per tahun, emas lebih 14 ton per tahun, gas alam 1650 miliar kubik per tahun dari cadangan yang masih 51,3 triliun meter kubik, minyak bumi 79,7 juta barel per tahun dari cadangan yang masih tersisa 1,3 miliar barel. Seharusnya dengan jumlah itu penduduknya sudah pakai mobil mewah semua, namun kenyataannya 12,4 % penduduk Kalimantan Timur masih miskin!

 

Ayam mati di lumbung padi, matinya kelaparan…

Sapi, itik, kambing dan babi hanya melongo keheranan.

Apa yang sedang terjadi di sini?

“Memang sih lumbung ini kaya, padi di sana-sini… tapi kami gak pernah bisa menikmatinya….” rintih ayam kurus kerempeng yang masih tersisa.

“Kalkun di pekarangan sebelah…”

Sapi, itik, kambing dan babi menengok ke arah kawanan kalkun montok di pekarangan sebelah

“…dialah yang selalu aja merampok lumbung ini… kami hanya bisa menatap sedih, sedangkan Pak Tani membiarkan aja. Pak Tani gak peduli nasib kami… padahal dialah yang selalu menuntut kami untuk senantiasa bertelur”

“Nasib….. jadi ayam” ucapnya kemudian

Sejurus kemudian ayam tersebut menggelepar-gelepar… tewas. Ayam terakhir telah menemui ajalnya.

 

Alam Indonesia memang kaya. Alam Indonesia memang surga. Namun kekayaannya nggak dinikmati oleh penduduknya. Tapi dengan angkuhnya dirampok oleh pihak asing. Oke, coba bentar loe perhatikan data-data berikut:

 

 

 

 

 

 

Sumber

Kekayaan

Pemilik

Blok Cepu

Minyak 781 juta barel

Exxon mobil (45%)

Pertamina (45%)

Daerah (10%)

Papua

86,2 juta ons emas, 32,2 juta ton tembaga, 154,9 juta ons perak

Freeport (81,28%)

PT Indocopper Investama (9,4%)

Pemerintah RI (9,4%)

Nusa Tenggara

11,9 jta ons emas, 10,6 juta ton tembaga

Newmont Indonesia Lts (45%)

Nusa Tenggara Corp (35%)

PT Pukafu Indah (20%)

Minahasa

2 juta ons emas

Newmont Mining Corp (80%), PT Tajung Sarapung (20%)

Kilang LNG Arun (Aceh)

17,1 trilyun kubik gas

Pertamina (55%)

Exxon Mobil (30%)

Japan IndonesiaLNC Co (15%)

 

Hmmm.. lihatlah dengan seksama data-data di atas. Betapa sebagian besar kekayaan alam Indonesia itu dibawa lari oleh perusahaan-perusahaan asing. Sang tuan rumah hanya kecipratan sisa-sisanya aja, itu pun belum tentu cipratan itu dinikmati oleh penduduk-penduduknya. Bahkan yang lebih lucu lagi adalah di Blok gas Natuna, dimana pihak asing tidak meninggalkan cipratan sama sekali. Pemerintah di sana tidak menguasai satu persen pun saham. Wuih, dalam sejarah investasi asing di dunia, konon hanya di Indonesia ada bagi hasil 100:0. luar biasa!

Alam Indonesia tetep kaya, walau telah dikuras dan dirampok sedemikian rupa, kekayaannya seperti gak berkurang.

Namun, rakyatnya hanya bisa menguras peluh derita. PHK bertubi-tubi, pengangguran melesat cepat, jurang kemiskinan menganga lebar, kelaparan berita wajar. Jangan salahkan mereka ketika mereka menodongkan tangan kurusnya di perempatan-perempatan jalan, meminta belas kasihan demi sesuap penghidupan. Dan jangan pula salahkan mereka bila suatu waktu mereka menodongkan pistolnya ke hadapan hidung loe, karena perut anak istrinya telah terlampau melilit.

 

Sapi, itik, kambing dan babi tertunduk dalam…

Dalam haru mereka tepekur terdiam…

Jika demikian pantaslah bila sang ayam mati kelaparan….

6 Komentar

  1. males nunggu said,

    tragis!!!!!
    WOOW!!!
    busyet!!!
    menakjubkan!!!
    sungguh gemah ripah lo jinawi (kalo, slh tulis jgn di lapor k komnas ham y *@(*^_@(&#)
    hoho rela mengorbankan diri demi sang penjajah!!!
    ato…
    no comment..
    or
    takuut..(tanpa sebab yg jelas ^#*%$*&%$*&)
    wah!gawat neh!!!!berrarti duit2 yang bisa jadi milikq..
    keluarga-keluargaku…
    sodara-sodaraq..
    tetangga2q…
    teman2q..
    guru2q…
    orang2 disekitraq…
    seluruh rakyat indonesia pada umumnya..
    telah dirampok!!
    TOLONG!!!!TOLONG!!!
    KAMI DIRAMPOK!!
    HARTA KAMI DI JARAH!!!
    KAMI KEMBALI TERJAJAH!!!
    LALU????
    lalu…..
    lalu?!?!?!!?!?

  2. Raja Aa' nie said,

    Yah, begitulah….
    Ngga ush jauh2 deyh…
    tu na wadah kita…tanjung ja gin contohnya, pajak ke daerah yang 13,5 % tu klo utk daerah terlalu kecil, tapi sangatlah banyak kalau utk pribadi, so…..(“kesempatan gak dtg 2x” bisik Iblis??
    Belum lagi org2 yg ada dibelakang mereka…(Gmn hukum bisa ditegakkan kalau penjahat2nya adalah mreka sendiri…)
    Jd, lingkarannya sudah dimobilisasi oleh Iblis dkk melalui semboyan “tiada hari tanpa melakukan dosa”. Itu menurun ke anak cucu, kenapa? Karena anak cucunya sdh tertusuk jarum berisikan imun yg bersumber dari laboratorium yg haram. Maka, aliran darahnya pun dipenuhi gumpalan2 yg haram. Dari hati naik ke otak. Maka segalanya pun jadi kotor. Otaknya kotor, hatinya kotor, pekerjaannya kotor, semuanya kotor….Nah, kita ikutan terinfeksi jg gak?
    Kaum muda….!!! jngan berhenti ditenggorokan dan otakmu saja…!!!
    bisakah kita merubah ini semua? (pertanyaan agak pesimis, tp intinya tantangan…)
    Perlukah khilafah di negara yg rakyatnya super majemuk ky’ gene? (ni pertanyaan gasan ampun blog ngini, secara…kaitu kalo khndakmu?) hehehe…
    Salamun ‘ala man ittaba’a syari’atahu wa ridhwaanahu..

  3. changer said,

    hehe..
    soir gw nimbrung ye..
    masalah qt bisa merubah ato gak..tergantung…
    qt hidup ato gak..
    coz gw pernah baca…
    hidup di tandai dengan pergerakan..
    setiap pergerakan disertai dengan perubahan..
    nah kalo qt semua ngaku makhluk hidup..
    insya allah qt semua bisa merubah keadaan..
    tapi…
    tergantung qtnya lg mw bw perubahannya ke arah kutub positif ato negatif…
    dan seberapa besar kuantitas dan kualitas dari pergerakan qt..
    ntu jg sgt mmpengaruhi pergerakan yg terjdi..
    so,…jgn pesimis!!!
    hoho..
    kalo masalah khilafah..
    justru di negara yang rakyatnya sgt majemuk ne sgt,kudu’,musti,wajib,must be,harus ada khilafah..
    yang mengikat dan menyatukan perasaan dan pemikiran masyrakat dengan peraturan yang berasal dari syara’
    hihi..
    mw tw jelasnya,kenapa n bgaimana..
    tanya ma yng punya ne blog.

  4. changer said,

    soir ralat….
    diatas pada baris ke-13 saya menulis
    ‘ntu jg sgt mmpengaruhi pergerakan yg terjdi’
    di ralat jadi
    ‘ntu jg sgt mmpengaruhi PERUBAHAN yg terjdi’
    hehe..
    maap bgt..

  5. El Arf said,

    !@$#W@^$%$*%&&()(&)IYRJGY#$%&(*^^%R&%#^$%!@#@RQXD@FRYGU&%I*(NN&%NB$^#@ H*(^N&B% B%^YV$ETGY%^U^$%TRFDD$#%&^&()(*%$#@!@#$%^&*(*&^%$#@!@#$%^&╤█-AA╤Ä█╫☼☼►♦♦◄1♥♪jl88■0387496Ä»9T╪╖
    ga tau pengen ngomong apa, aku merasa akulah ayam itu……..

  6. zia said,

    cuma mw nanyain..jalan keluarnya gimNa atuh kLo udAh kyak gtU?ksh gw jwbana yAwh,,bingung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: